Beberepa waktu lalu gue di suruh oleh guru gue untuk bikin puisi, Hah? gila puisi mana bisa gue?.. Setelah gue berfikir lama setan dalam diri gue berkata
"Udah cari aja di Google" katanya enyerankan, Tapi di sisi lain malaikat dalam diri gue berkata
"udah bikin sendiri aja, lo pasti bisa!" malaikat itu berkata dengan semangat, ya dengan PeDe nya gue berkata dalam hati
"Gue biki sendiri aja deh guekan pinter" sumpah gue seseorang yang pede banget. Nah yeyeye akhir nya Puisi milik gue itu jadi judul nya:
Di Balik Hujan
hujan...
membawa serta kenangan yang tlah lama hilang
menghadirkan kotak memori yang usang
menyeret ku melaewati lorong penyesalan
bersamanya hujan...
ku aringi setiap labirin-labirin kaca nya
berlari dan terus berlari hingga akhir nya ku terjatuh
bersama cinta ku yang kini runtuh
kini ku tak tahu arah, kutak tahu harus kemana?
tapi disana kulihat setitik cahaya
kurasakan... cahaya itu adalah kunang-kunang
yang ku yakin kan bawa ku terbang
ku terbangun dari mimpi panjang alam kotak memori ku
hujan itu kini telah berganti
berganti guratan pelangi
pancarkan cahanya ke segala penjuru
mejikuhibiniu
7 warna dalam 1
tapi kini kau telah pergi
menigalkan ku sendiri di sini
apakah kau kan kembali? setelah hujan...
atau kau hanya kan jadi kenangan
kenangan dalam kotak memoriku
yang kan musnah di telan sang waktu?
Nah tadi itu puisi yang berhasil gue buat dalam waktu singkat, mungkin bagi kalian itu biasa tapi bagi gue nggak. Let me tell you about this.
Puisi ini bercerita tentang seseorang yang benci hujan, dia ngerasa kalo hujan adalah pembawa penyesalan nya yang telah lalu, pembawa semua kenangan buruk yang telah lalu, ia berusaha buat lari dari kenyataan itu semua tapi ia tak bisa hingga akhirnya terjatuh, dan dia nggak tau harus apa? harus bagaimana? karna saat ini ia jatuh..
hingga akhir nya ada cahaya yang berbentuk kunang-kunang yang di ibaratkan sebagai seseorang yang dia yakin bisa bawa dia terbang, bisa bawa dia pergi dari semua penyesalan ini... Seseorang itu mengajarkan bahwa akan selalu ada yang di tunggu setelah hujan, yaitu Pelangi.. Dan selalu ada yang di tuggu setelah kesalahan, penyesalan dan blablabla yaitu pengampunan dan cinta.
hingga akhir nya ia terbangun dan ia menyadari bahwa pelangi itu sangat indah, dan ia yankin itu adalah pengampunan dari segala kesalahan nya, penyesalan nya. Tapi ia sadar seseorang itu kini tak ada ia bertanya
"apakah kau kan kembali setelah hujan besok atau kau hanya kan jadi kenangan, hanya jadi ilusi semata? apapun itu kau malaikat ku, kunang-kunang ku, cahaya kecil ku.. Trimakasih"
nah itu tadi isi puisi nya gimana? bagus ngggak? mungkin menurut kalian itu biasa, tapi menurut gue tetep itu luar biasa..
Karna setiap pemikiran yang keluar dari otak ataupun hati diri kita sndiri.. Itu nggak pernah biasa tapi luar biasa...
salam dari gue, eh jangan lupa follow di: @kanita_48 ya.. thanks